Warung Nuris – Eat, Pay, Leave

Mengandung Babi

Iga Bakar yang Empuk, Manis, dan Gurih

__________________________________________________________________________________________________________


Hanya di Warung Nuris yang berlokasi tepat di seberang jalan Museum Seni Neka Ubud kita bisa menemukan slogan “Eat, Pay, Leave”. Slogan tersebut sangat tepat dipakai karena memang Warung Nuris menyajikan suana santai dan akrab, jauh dari “Table Manner” yang ribet jadi pengunjung dapat menikmati makanan yang disajikan dengan gaya masing – masing😀 . Warung Kecil dengan kapasitas tidak lebih dari 50 orang ini memang terlihat biasa saja dari luar, namun saat kita beranjak masuk kedalamnya sederet piala dari berbagai majalah makanan lokal hingga internasional terpajang rapi di sebuah rak kecil dekat kasir menyambut kita. Hmm… menabjubkan warung kecil ini pernah mendapat peringkat 15 di Asia dan peringkat ke – 3 di Indonesia untuk cita rasa masakan pada tahun 2009. Perlu dicatat bahwa Warung Nuris tidak menyedikan daftar menu di masing – masing meja, namun menu – menu tersebut tertulis warna-warni pada papan – papan kecil yang tertempel di dinding warung. “Menu andalan kami adalah Grilled Pork Ribs/ Iga Babi Bakar”, itu yang dikatakan seorang waitress saat aku mengunjungi warung ini beberapa waktu yang lalu. “Dimasak dengan nyanyian cinta”, begitu ia menambahkannya lagi. Langsung saja muncul rasa penasaran ditambah perasaan sedikit tidak percaya di kepala. Setelah Menunggu 10 menit akhirnya sepiring iga bakar yang terlihat cukup untuk 2 orang dewasa tersaji didepan mata. Pertama melihat benar-benar tidak menarik, namun ketika pisau menyayat daging tersebut ternyata sangat empuk dan kuah daging mengalir deras membuat tidak sabar untuk mencicipinya. Benar saja, perpaduan rasa daging bakar yang gurih, lebut, dan bumbu – bumbu rahasia yang terasa manis & segar membuat lidah jatuh cinta sehingga tidak terasa sekitar seperempat kilo iga bakar tinggal menyisakan tulang – tulang saja. Rasanya tidak percuma membayar Rp. 75.000 ++ untuk hidangan fantastis ini.

_________________________________________________________________________________________________________________________________________

Vodka Martini-Warung Nuris-WKBIseng – iseng melihat koleksi piala Warung Nuris, tiba – tiba pandangan teralihkan pada sebuah tulisan “The Best Beverage, Vodka Martini”. Nah lho timbul lagi rasa penasaran. Setelah menengok sebentar isi dompet dan berpikir sekian menit (soalnya Rp. 100.000an ++ lagi he….), akhirnya aku memutuskan untuk memanggil waitress untuk memesannya mumpung udara lagi dingin😀 . Si waitres nanya” Mau Vodka atau Gin Martini?’, oooh ternyata ada dua jenis, aku jawab “Vodka Martini Dech Mbak!”. Langsung saja si waitress mengambil shaker yang sudah berisi campuran Vodka + Martini dan mengocok – ngocoknya didepan mata kita. Setelah dipikir sudah cukup, lalu ia tuangkan kedalam “Martini Glass” yang sudah berisi buah Zaitun didalamnya sambil berkata “selamat menikmati”. Dalam sekali teguk rasa vodka + martini udah nendang. Ditambah rasa asin dan sedikit pahit dari hasil gigitan buah zaitunya menyempurnakan rasa minuman ini. Ternyata emang bener – bener beda dari yang umunya ada di Kuta atau Seminyak. Bagi yang tidak terbiasa meminum minuman beralkohol, disarankan “No More Than One Glass” soalnya bener – bener nendang banget agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. So Eat, pay, and Leave, it is that simple.

Wisata Kuliner Bali Ampuuun...

2 thoughts on “Warung Nuris – Eat, Pay, Leave

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s